, ,

Linmas di Tomohon Ditebas Pakai Parang Usai Tegur Pelaku Pesta Miras

oleh -560 Dilihat

Ilustrasi Parang

Insiden berdarah terjadi di Tomohon, Sulawesi Utara. Seorang anggota Linmas mengalami luka parah setelah ditebas parang ketika menegur sekelompok pemuda yang tengah pesta miras.

Kronologi Kejadian

Peristiwa tersebut berlangsung pada Sabtu malam di salah satu kelurahan di Kota Tomohon. Menurut keterangan saksi, korban yang merupakan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) sedang melakukan patroli lingkungan. Saat itu, ia melihat sekelompok pemuda tengah pesta minuman keras di pinggir jalan.

Korban kemudian menegur mereka agar segera membubarkan diri. Namun, teguran tersebut berujung cekcok yang berakhir tragis. Salah satu pelaku tiba-tiba mengambil parang dan langsung menebas korban.

Kondisi Korban

Korban mengalami luka serius di bagian tangan dan kepala akibat sabetan parang. Warga sekitar segera membawa korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis intensif.

Tindakan Kepolisian

Pihak kepolisian Polres Tomohon telah turun tangan mengamankan lokasi kejadian. Polisi juga melakukan pengejaran terhadap pelaku utama yang langsung melarikan diri setelah kejadian. Beberapa pemuda lain yang berada di lokasi saat pesta miras juga dimintai keterangan.

Baca Juga : Pria Curi Motor di Maros Ditangkap di Bolaang Mongondow Sulut

Reaksi Warga

Warga sekitar mengecam keras tindakan brutal tersebut. Mereka berharap aparat bertindak tegas agar kejadian serupa tidak terulang. Kasus ini sekaligus menjadi sorotan mengenai maraknya pesta miras yang kerap memicu tindak kriminal di Sulawesi Utara.

Langkah Selanjutnya

Polisi menyatakan akan menjerat pelaku dengan pasal penganiayaan berat menggunakan senjata tajam. Ancaman hukuman yang menanti adalah pidana penjara maksimal 10 tahun. Saat ini, tim masih terus memburu pelaku yang identitasnya sudah diketahui.

Tag: ,Tomohon,Penganiayaan,Linmas,Pesta Miras,Kriminal Sulut,

Kategori: ,Kriminal,Berita Daerah,Sulawesi Utara,

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.